MENGHINDARIISRAF, TABZIR, GIBAH, DAN FITNAH A. ISRAF (BOROS) 1. Pengertian Israf dan dalil tentang larangan bersifat Israf Secara bahasa israf berasal dari kata sarafa, yasrafi, israfa yang artinya memboroskan, membuang- buang, melampaui batas atau berlebih- lebihan.
ISYRAF TABZIR, GHIBAH DAN FITNAH 1.Pengertian Isyraf Pengertian Isyraf, Yang dimaksud dengan isyraf ialah sutu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan yang melebihi semestinya.
Beberapaperilaku tercela yang wajib kita hindari yaitu israf, tabzir, ghibah dan fitnah. Perilaku perilaku ini menjadikan kita dalam kehidupan yang tidak baik. Sebisa mungkin untuk tidak melakukan perilaku demikian. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang pengertian israf beserta dampak buruk dan cara menghindarinya.
Isyraf Tabzir, Gibah, dan Fitnah Secara bahasa, kata israf berarti berlebih-lebihan. Dalam Islam israf ditujukan untuk semua tindakan manusia yang Tabzir disebut juga boros, yaitu mempergunakan sesuatu secara berlebih-lebihan dan tidak bermanfaat. Dalam Kamus Besar Gibah berarti menggunjing,
- Scribd is the world's largest social reading and publishing site.
Vay Tiá»n Nhanh Chá» Cáș§n Cmnd. Pengertian Isyraf, Yang dimaksud dengan isyraf ialah sutu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan yang melebihi semestinya. Seperti makan terlalu kenyang, berpakaian terlalu dalam menybabkan menyapu lantai atau tanah, Menguber hawa nafsu yang berlebihan, sehingga dapat melanggar norma-norma Susila, agama, dan al-Qurâan online di google ArtinyaâHai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihanâ. 2. Pengertian Tabzir Yang dimaksud dengan tabzir ialah menggunakan/ membelanjakan harta kepada hal yang tidak perlu, atau disebut juga boros. Alah menganggap orang tersebut sebagai temannya syetan. Allah al-Qurâan online di google Artinyaâ Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.â QS Al Israâ 26-27 3. Pengertian Ghibah. Ghibah ialah mempergunjingkan orang lain tentang aib lain atau sesuatu yang apabila didengar oleh orang dibicarakan dia akan benci. Dalam sebuah ayat Allah menggambarkan laksana orang memakan daging saudara yang sudah mati. Allah berfirman. .lihat al-Qurâan online di google .Artinya â Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.â QS. Al Hujurat 12 Pengertian Fitnah. Fitnah adalah suatu sipat yang tercela , suatu usaha seseorang untuk mencemarkan nama baik seseorang, sehingga orang yang tidak mengerti persoalan menganggap bahwa fitnah itu benar. Sehingga opini masyarakat akan negative kepada kelompok atau seseorang yang kena fitnah tersebut. Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan . .lihat al-Qurâan online di google ArtinyaâDan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu Mekah; dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu di tempat itu, maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan sehingga ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti dari memusuhi kamu, maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zalim.â QS Al Baqarah 192-193 LATIHAN Berilah tanda silang X pada salah satu huruf a,b,c,d dan e pada jawaban yang paling tepat ! 1. Sesungguhnya orang-orang boros itu saudaranya setan. Pernyataan tersebut terdapat dalam Al Qurâan surat ⊠a. Al Isra 26 b. Al Isra 27 c. Al Isra 28 d. Al Isra 29 e. Al Isra 30 2. Dalam Al Qurâan surat ⊠Allah SWT melarang umat manusia menghamburkan harta a. Al Baqarah 12 b. Ali Imran 14 c. Al Maidah 20 d. Al Isra 26 e. An Nur 30 3. Pada surat Al Isra 27 terdapat hukum bacaan alif lam syamsiah sebanyak ⊠buah a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 6. Pernyataan bahwa setan itu ingkar kepada tuhannya terdapat dalam Al Qurâan surat ⊠a. At Taubah 37 b. Al Furqan 52 c. Al Maidah ; 70 d. Al Isra 27 e. An Nisa 45 7. Hukum bacaan alif laam qamariyah pada surat Al Isra 26 berjumlah ⊠buah a. satu b. dua c. tiga d. empat e. lima 8. Pernyataan-pernyataan berikut ini benar, kecuali âŠ. a. Orang yang boros itu saudaranya setan b. Orang yang harus dibantu pertama kali adalah keluarga dekat c. Manusia diperintahkan untuk menghambur-hamburkan harta. d. Makhluk yang ingkar adalah setan e. Manusia harus saling tolong menolong. 9. Pernyataan-pernyataan berikut ini adalah salah, kecuali ⊠a. Membelanjakan harta berlebihan pertintah Allah b. Kita harus menyantuni orang-orang yang boros c. Membelanjakan harta tidak berlebihan dan tidak kikir d. Orang yang boros disayang Allah e. Hidup itu harus saling menolong Jawablah pertanyaan berikut ini ! 1. Jelaskanlah pengertian tabzir! 2. Jelaskan pengertian israf! 3. Jelaskan pengertian Ghibah 4. Jelaskan pengertian Fitnah. 5. Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan jelaskan maksudnya! 6. Mubazir itu teman setan jelaskanlah maksudnya! This entry was posted on December 11, 2007 at 828 am and is filed under Modul PAI kls XII, mutiara akhlak. You can follow any responses to this entry through the RSS feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
BAB I PENDAHULUAN Perbuatan tercela adalah perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah. Siapa yang melakukan perbuatan tercela berarti mereka telah menganiaya diri mereka sendiri. Manusia perlu memperhatikan perangainya dari waktu ke waktu yang dalam perjalanan itu kehidupan manusia mengalami banyak perubahan. Kemajuan peradaban menimbulkan pergeseran banyak perilaku yang mempengaruhi perangai perorangan maupun kelompok. Iman Ibnul Qayyim berkata, "Akhlak yang tercela adalah bermula dari kesombongan dan rendah diri. Dari kesombongan muncul sikap bangga, sok tinggi, hebat, ujub, hasad, keras kepala, zhalim, gila pangkat, kedudukan dan jabatan, senang dipuji padahal tidak berbuat sesuatu dan sebagainya. Maka dari itu makalah ini kami susun dengan harapan setiap pembaca menyadari sikap mereka masing-masing, mengetahui dampak dari setiap perilakunya sehingga dapat merubah diri mereka menjadi lebih baik. 1. Apa yang dimaksud perilaku tercela? 2. Apa saja perilaku yang tergolong ke dalam perilaku tercela? 3. Bagaimana cara menghindari perilaku tercela? 1. Untuk mengetahui yang dimaksud dengan perilaku tercela 2. Untuk mengetahui perilaku yang tergolong ke dalam perilaku tercela 3. Untuk mengetahui cara menghindari perilaku tercela BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Perilaku Tercela Perilaku Tercela adalah perbuatan yang tidak Diridhoi oleh Allah. B. Macam-macam perilaku tercela Israf berasal dari bahasa arab yang artinya melampaui batas. Orang yang berbuat isrof disebut musrif. Bentuk jamaknya adalah musrifin atau musrifun. Yang dimaksud dengan israf di sini ialah mempergunakan sesuatu yang melewati batas-batas yang patut menurut ajaran Allah SWT Israf termasuk perbuatan tercela, yang mendatangkan kerugian dan tidak disenangi oleh Allah. Artinya Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya dan tidak sama rasanya. Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila Dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di had memetik hasilnya dengan disedekahkan kepada fakir miskin; dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. Artinya Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap memasuki mesjid[534], Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. QS Al-Aâraf 31 c Contoh Perbuatan Israf 1 Berlebihan dalam Makan dan minum Makan dan minnum adalah kebutuhan dan naluri manusia sebagai makhluk biologis, dengan makan dan minum yang seimbang halalah toyiban kita mendapat asupan energi baru untuk meningkatkan kualitas hidup dan beraktifitas serta menjalankan rutinitas kodratnya sebagai makhluk Allah. Allah swt menciptakan alam semesta ini dengan desain yang sangat sempurna semuanya diperuntukkan bagi kebutuhan hidup manusia dalam menjalankan tugasnya sebagai hamba Allah. Alam akan selalu menyediakan kebutuhan makan dan minum manusia asal manusia tidak berbuat aniaya zalim dengan cara melampaui batas. Islam mensyaratkan 2 hal kepada manusia dalam memenuhi kebutuhan makan dan minumnya, yaitu 1 Halalan, maksudnya makanan tersebut harus sesuai dengan rekomendasi syaraâ 2 Toyiban, maksudnya makanan tersebut memenuhi standar kebutuhan gizi yang seimbang bagi kehidupan biologis manusia, bukan sekedar memenuhi nafsu dan tidak mengeksploitasi alam secara membabi buta Seseorang dianggap berlebihan dalam makan dan minum apabila melampaui batas yang dibutuhkan oleh tubuh dan melampaui batas makanan dan minuman yang dihalalkan serta didapat dengan cara yang tidak diridloi oleh Allah. Berlebihan dalam makan dan minum termasuk perilaku tercela dan dapat mendatangkan kerugian pada pelakunya dan orang lain. Kerugian itu misalnya, malas bekerja, malas belajar, terjangkit suatu penyakit dan mudah membuang-buang waktu serta dapat merusak sumber-sumber bahan makanan dan alam yang merugikan orang lain. 2 Berlebihan dalam berpakaian Apabila melampaui batas-batas yang dihalalkan syara'. Misalnya berpakaian serba mewah tatkala berkumpul dengan orang-orang miskin sehingga menimbulkan rasa sombong bagi pemakainya dan menimbulkan rasa iri bagi yang memandangnya, berpakaian melampaui batas kewajaran dan kesopanan dengan membuka aurat atau mempertontonkan keindahan tubuh bagi wanita, pergi ke masjid dengan pakaian warna-warni dan bergambar yang indah sehingga orang tidak khusyu beribadah ketika memandangnya. Namun ketika memakai pakaian yang bagus ke masjid bahkan dianjurkan namun tetap tidak berlebihan seperti pada ayat Al-A'raf 31. 2. Membelanjakan harta Israf dalam maksudnya sikap menghambur-hamburkan harta benda boros untuk hal-hal yang tidak diridhai Allah dan tidak bermanfaat serta membelanjakan melebihi kebutuhan dan penghasilannya atau berfoya-foya dalam hidup. Israf dalam membelanjakan harta seperti itu dilarang karena akan mendatangkan kerugian. Yang dimaksud dengan tabzir ialah menggunakan/ membelanjakan harta kepada hal yang tidak perlu, atau disebut juga boros. Allah SWT. menganggap orang tersebut sebagai temannya syetan. Artinyaâ Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.â QS Al Israâ 26-27 artinya dan orang-orang yang apabila membelanjakan harta, mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, dan adalah pembelanjaan itu di tengah-tengah antara yang demikian. QS Al Furqan 67 c Cara menjauhi sifat tabzir 1 Hemat dan tepat dalam menggunakan harta efektif dan efisien 2 Menabung untuk masa depan. 3 Bersedekah dan menunaikan zakat bila sudah sampai nisabnya. 4 Memberikan bantuan kepada musafir orang yang dalam perjalanan untuk tujuan yang diridai Allah, yaitu berupa bantuan dan pertolongan agar tujuannya tercapai. 5 Mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih sayang, bersikap sopan, dan membantu meringankan penderitaan kaum duafa. 6 Mengadakan kegiatan amal saleh seperti membiayai anak asuh, lanjut usia, dan prasejahtera. d Hikmah menjauhi sifat tabzir 1 Terhindar dari sifat-sifat buruk,seperti rakus, iri hati, kikir, dan sombong. 2 Bersikap konomis dan membiasakan diri menabung demi kepentingan yang lebih besar dan bermanfaat di masa depan. 3 Terhindar dari kemiskinan karena pola hidup sederhana dapat menghindari kekurangan dan terbiasa merasa cukup sehingga bisa berbagi dengan orang lain atau kaum duafa. 4 Disukai banyak orang karena ia tidak akan menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain dengan gaya dan sikap hidupnya. Pengertian ghibah adalah mengumpat atau menggunjing. Yakni, suatu perbuatan atau tindakan yang membicarakan aib seseorang di hadapan orang lain. Artinya Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. â Artinya Dan janganlah kamu ikuti Setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, QS Al-Qalam ; 10 â 11 c Cara menjauhi sifat tabzir 1 Menyelenggarakan kegiatan sosil agar terhindar dri permusuhan. 2 Memupuk kerjasama atas dasar kebajikan dan taqwa sehingga dapat tercipta ketahanan sosial. 3 Memelihara hubungan persaudaraan, persatuan, dan kesatuan sesame umat dan bangsa. Fitnah Dalam bahasa sehari-hari kata fitnahâ diartikan sebagai penisbatan atau tuduhan suatu perbuatan kepada orang lain, dimana sebenarnya orang yang dituduh tersebut tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan. 1 QS Al Baqarah 190-193 Artinya Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu Mekah; dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. jika mereka memerangi kamu di tempat itu, Maka bunuhlah mereka. Demikianlah Balasan bagi orang-orang jika mereka berhenti dari memusuhi kamu, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan sehingga ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. jika mereka berhenti dari memusuhi kamu, Maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zalim. c Hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya fitnah 1 Penyakit hati seperti syirik, angkuh, dengki, dan kikir. 2 Ucapan yang salah atau menyimpang dari yang sebenarnya. 3 Kebodohan, sebagaimana hadis Nabi Muhammad saw d Cara menjauhi sifat fitnah 1 Gemar untuk mengadakan aksi sosial beramal saleh secara terus-menerus. 2 Jangan kikir pelit, artinya harus memiliki hati pemurah dermawan dengan merealisasikannya dengan memberi sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu, dan lain-lain. 3 Memupuk silaturahmi atau membina persaudaraan. Ikut aktif melaksanakan amar makruf nahi munkar, yaitu mengjak kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. 4 Amanah terpercaya, artinya segala perkataan dan prbuatannya sangat dipercaya mengandung kebenran, tidak berbohong dan memegang teguh amanah yang dipercayakan kepadanya. C. Cara Menghindari Perilaku Tercela BAB IV PENUTUP A. SIMPULAN Perilaku tercela bisa terdapat pada diri siapapun sehingga sangat dibutuhkan iman dan taqwa yang kuat untuk bisa menghindarinya B. SARAN 1. Sebaiknya jangan selalu mengikuti peradaban modern sekarang yang akan membuatmu lebih cenderung kepada trend didunia daripada mengikuti perintah-Nya 2. Tingkatkan keimanan kepada-Nya sehingga syetan sulit untuk membisikkan sesuatu yang negative pada dirimu 3. Sering-seringlah berbuat amal kebaikan disamping menambah pahala juga untuk mendapat RidhaNya 4. Bersosialisasilah dengan baik dengan tetangga, kerabat, keluarga, teman serta orang-orang yang ada disekitarmu aga terhindar dari fitnah dan gibah.
MENGHINDARI ISRAF, TABZIR, GIBAH, DAN FITNAH A. ISRAF BOROS 1. Pengertian Israf dan dalil tentang larangan bersifat Israf Secara bahasa israf berasal dari kata sarafa, yasrafi, israfa yang artinya memboroskan, membuang- buang, melampaui batas atau berlebih- lebihan. Dan secara Istilah adalah melakukan suatu perbuatan yang melampaui batas atau ukuran yang sebenarnya. Sikap ini biasanya terjadi pada orang-orang yang rakus dan tidak puas atas nikmat yang telah diberi oleh Allah SWT. Israf adalah perbuatan yang tidak disenangi oleh Allah karena perbuatan ini merupakan bagian dari bentuk tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ayat yang berkenaan dengan larangan berbuat israf Artinya Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap memasuki mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al- Aâraf;31. 2. Contoh dan bentuk Israf a. Israf dalam makan dan minum Allah SWT. Telah menyuruh manusia untuk makan dan minum, tetapi Allah melarang kita untuk makan dan minum dengan melampaui batas. Hal tersebut diperintahkan agar kita dapat hidup dengan tertib dan teratur serta bermanfaat bagi diri kita sendiri. Bayangkanlah apabila manusia tidak memiliki ukuran dalam hal- hal tersebut. Pasti mereka akan menghancurkan diri mereka sendiri karena melampaui batas sehingga berakibat kerusakan dalam hidup maupun dari segi kesehatan. Dari segi kesehatan, apabila perut kekenyangan atau terlalu banyak makan berdampak negatif tidak sehat, seperti sulit berpikir, mudah mengantuk sehingga terlalu banyak tidur, cenderung malas dan akhirnya menghilangkan produktivitas. b. Israf dalam berpakaian atau berhias Dalam berpakaian atau berhias, Islam tidak mengajarkan agar kita berpakaian compang- camping atau keadaan yang tidak pantas untuk dilihat. Akan tetapi, Islam menganjurkan agar kita mengenakan pakaian yang baik dan bersih. Dalam berhias, Islam juga menganjurkan agar kita berhias diri sehingga pantas, simpatik, dan menarik serta indah dipandang sejauh dalam batas kewajaran dan tidak menyalaahi hukum agama. B. TABZIR 1. Pengertian Tabzir dan dalil yang menyertainya Berlebihan atau boros adalah menghamburkan harta dalam hal yang tidak diperintahkan Allah dan tidak punya manfaat bagi orang lain, bahkan terkadang merusak. Adapun mubazir adalah orang yang melakukan perbuatan boros tersebut. Hal ini hukumnya berdasarkan firman Allah SWT. Artinya dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros . Al- Isra26. Pemborosan cenderung cepat menjadi miskin atau fakir. Oleh karena itu, seorang muslim yang baik tidak bersikap boros dan tidak pula kikir dalam membelanjakan hartanya. 2. Akibat dari perbuatan Tabzir a. Mendapat murka Allah swt. b. Mendapat siksa yang teramat pedih oleh Allah swt. c. Mendapat kesengsaraan dunia dan akhirat. d. Mendapat cacian dari orang lain. 3. Kiat menjauhi perilaku berlebihan a. Hemat dan tepat dalam mengguanakan harta efektif dan efisien b. Menabung untuk masa depan. c. Bersedekah atau menunaikan zakat apabila sampai nisabnya. d. Memberikan bantuan kepada musafir orang yang dalam perjalanan untuk tujuan yang diridhai Allah, yaitu berupa bantuan dan pertolongan agar tujuannya tercapai. e. Mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih sayang, bersikap sopan, dan membantu meringankan kaum duafa. f. Mengadakan kegiatan amal saleh seperti membiayai anak asuh, lanjut usia, dan prasejahtera. C. GIBAH Perbuatan menggunjing dalam bahasa Arab disebut gibah, yaitu membicraakan aib atau cela keburukan seseorang atau satu phak kepada orang lain. Hukum perbuatan ini adalah dosa. Firman Allah swt. Al-Hujurat 12. Kecurigaan yang berlebihan pada orang lain akan menimbulkan penyakit hati, seperti tajasus, yaitu memojokkan orang lain agar kehormatannya tercemar. Allah mengumpamakan orang yang bergunjing itu sebagai seorang kanibal yang memakan daging saudaranya yang telah mati. Kiat untuk menjauhi sifat gibah di antaranya sebagai berikut 1. Menyelenggarakan kegiatan sosial agar terhindar dari permusuhan 2. Memupuk kerja sama atas dasar kebajikan dan takwa sehingga dapat tercipta ketahanan sosial. 3. Memelihara hubungan persaudaraan, persatuan, dan kesatuan sesama umat dan bangsa. 4. Persoalan yang timbul dipecahkan dengan cara musyawarah 5. Memberikan maaf atas kesalahan orang lain tanpa harus menunggu lebih dulu dan mampu menahan amarah sebagai latihan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan. D. FITNAH Fitnah adalah mengada- adakan dan menyebarkan berita- berita bohong yang sengaja disampaikan oleh orang- orang tertentu, karena adanya suatu sebab supaya orang yang dikehendaki memperoleh celaka hancur nama baiknya di masyarakat. Orang yang berbuat fitnah atau tukang fitnah adalah orang- orang yang sering menambah- nambahi berita dan suka memutarbalikan kenyataan. Agama Islam melarang keras terhadap perbuatan fitnah, yang berarti secara tidak langsung menuduh seseorang berbuat tidak sewajarnya. Dakwaanya itu dituturkan ke mana- mana, padahal dirinya sendiri tidak mengetahui secara pasti, perbuatan demikian haram hukumnya. Allah dalam Surah Al- Baqarah ayat 191. artinya dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Fitnah dapat terjadi karena hal- hal berikut 1. Penyakit hati seperti syirik, angkuh, dengki, dan kikir 2. Ucapan yang salah atau menyimpang dari yang sebenarnya. 3. Kebodohan, sebagaiaman hadis nabi Muhammad saw. Artinya âBahwa fitnah itu juga dapat timbul karena kebodohan merajalela, ilmu telah tercabut, dan banyak kekacauan serta pembunuhanâ. Bukhari dan muslim. Mengadu domba adalah menyebarluaskan sesuatu yang tidak disukai pihak lain atau menyampaikan berita- berita buruk kepada orang lain sehingga timbul kebencian dan dendam sehingga hubungan antar teman menjadi retak atau putus akibat berita atau cerita yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya penyebaran fitnah atau menangkal fitnah, setiap manusi terutama muslim hendaknya melakukan hal- hal sebagai berikut 1. Gemar mengadakan aksi sosial beramal saleh secara terus- menerus,dan lain- lain. 2. Memupuk silaturahmi atau membina persaudaraan. 3. Jangan kikir, artinya harus memiliki hati pemurah dengan merealisasikannya dengan memberi sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu. 4. Ikut aktif melaksanakan amar makruf nahi munkar.
Bismillah, pada kesempatan kali ini, kami ingin membahas sedikit mengenai apa itu Ishraf, Tabadzir dan Fitnah dalam kacamata Islam. Simak selengkapnyaPengertian IsrafIshraf/Israf secara bahasa adalah bersuka ria sampai melewati batas. Sedangkan secara istilah adalah perilaku berlebihan yang dilakukan seseorang di luar batas kewajaran atau kepatutan. Dalam KBBI, melampau batas berlebihan dapat diartikan sebagai melakukan tindakan di luar wewenang yang tidak ditentukan berdasarkan aturan atau nilai tertentu yang sendiri dengan tegas membenci orang-orang yang berperilaku Ishraf. Sebagaimana firman-Nya,â...Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.â QS. Al-Aâraf 31Ishraf atau sikap berlebihan merupakan penyakit yang sangat merugikan. Tidak hanya dalam makanan, berlebihan terhadap apapun juga akan berdampak berlebihan dalam beribadah kepada Allah sehingga lupa menafkahi keluarga dan anak-anaknya, berlebihan dalam bersedekah sampai-sampai harus mengorbankan uang belanja kebutuhan pokoknya sendiri, atau mungkin berlebihan dalam menjamu tamu sehingga membuat tidak nyaman orang yang Saw. pernah bersabda dalam riwayat Umat bin Syuaib, âMakan dan minumlah, bersedekahlah, dan berpakaianlah tanpa berlebih-lebihan dan tidak sombong.â Al-HadisDiceritakan dalam sebuah hadis riwayat Abdullah bin Amr, Rasulullah pernah melihat sahabat Saâad sedang berwudhu, kemudian Rasulullah berkata, âAlangkah borosnya wudhumu wahai Saâad!â Kemudian Saâad bertanya, âApakah dalam wudhu ada pemborosan?â Rasulullah menjawab, âTentu, walaupun kamu berada di sungai yang mengalir sekalipun.â HR. Ibnu Majah dan AhmadTidak hanya dalam pemanfaatan harta, berwudhu pun ternyata juga tidak diperbolehkan apabila dilakukan secara berlebihan. Hal ini tentu akan berkaitan dengan poin pembahasan berikutnya, yaitu tentang TabzirSecara bahasa, Tabadzir/Tabzir diartikan sebagai âborosâ, âpemborosanâ, atau âmenghambur-hamburkanâ. Secara istilah, Tabadzir adalah perilaku boros atau perbuatan menghambur-hamburkan uang ataupun barang, karena kesenangan atau boros merupakan perilaku tercela, perilaku setan yang dilarang dalam Islam. Allah berfirman,âSesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.â QS. Al-Israâ 27Adapun contoh-contoh perilaku boros dalam kehidupan sehari-hari adalahMembeli sesuatu yang tidak terlalu penting;Memanfaatkan harta benda secara berlebihan untuk keperluan-keperluan duniawi semata;Seseorang yang berlebihan dalam memuja-muja pola pikir konsumtif dan hedonisme;Dan masih banyak FitnahFitnah merupakan perkataan bohong yang bermaksud menjelekkan QS Al-Baqarah ayat 217 dijelaskan bahwa dosa fitnah itu lebih besar dibandingkan benar demikian? Menurut penafsiran Departemen Agama DEPAG, kata âfitnahâ dalam ayat di atas diartikan sebagai perilaku menganiaya dan segala perbuatan yang dimaksudkan untuk menindas Islam dan DEPAG juga menambahkan, âFitnah dapat diartikan sebagai perilaku yang menimbulkan kekacauan, seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti, atau mengganggu kebebasan mereka dalam beragama.âMenurut Sayyid Quthub, yang dimaksud fitnah dalam redaksi tersebut adalah fitnah terhadap agama Islam dan umatnya, baik berupa ancaman, tekanan dan teror secara fisik, maupun berupa sistem yang merusak, menyesatkan dan menjauhkan umat manusia dari sistem kaum Komunis. Mereka adalah simbol dari fitnah agama. Mereka mengharamkan pengajaran agama dan memperbolehkan pengajaran ateisme ajaran tidak mempercayai adanya tuhan.Mereka juga menghalalkan segala yang diharamkan agama, seperti zina, judi, dan minum-minuman keras. Dan sebaliknya, menganggap buruk semua keutamaan yang diajarkan dalam seperti di ataslah yang dianggap Sayyid Quthub "lebih berbahaya daripada pembunuhan". Wallahu Aâlam
0% found this document useful 0 votes177 views4 pagesDescriptionMAKALAH AGAMA ISLAM ISROF, TABZIR, GHIBAH, Dan FITNAHCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes177 views4 pagesIsraf Tabzir Gibah Dan Fitnah AgamaDescriptionMAKALAH AGAMA ISLAM ISROF, TABZIR, GHIBAH, Dan FITNAHFull descriptionJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
israf tabzir gibah dan fitnah